Inilah Kisaran Pajak Import Dari Cina Yang Patut Diketahui

Kita ketahui jika barang atau produk dari Cina sangat beragam, murah dan sangat digemari oleh konsumen dari Indonesia. Harga beli dari Cina yang murah memberikan peluang untuk dapat dijual kembali di Indonesia dengan harga tinggi. Namun tetap saja harus memperhitungkan pajak import barang dari Cina agar barang import anda aman selama proses pengiriman hingga ke Indonesia. Maka untuk yang satu ini yaitu perihal pajak, anda harus memahami mekanisme sejumlah uang yang harus anda bayarkan sebagai kewajiban warga negara yang baik. Inilah beberapa hal yang berhubungan dengan pengiriman barang dari Cina yang semoga dapat menjadi masukan bagi anda:

– Pajak import

Meski membeli barang dari Cina sangatlah murah namun yang namanya pajak import barang dari Cina pasti tak luput dan berlaku di negara manapun. Pajak bea dan cukai yang harus dipenuhi oleh importir telah diatur dalam Permen Keuangan nomor PMK.199/PMK 10 tahun 2019 perihal penyesuaian akan nilai pembebasan bea dan cukai akan barang-barang kiriman. Hal ini telah diatur sebelumnya adalah dengan jumlah 75 USD. Saat ini jumlah tersebut menjadi 3 USD untuk setiap pengiriman barang. Namun bagi pungutan kapal import masih diberlakukan tarif normal.

Hal lainnya adalah tentang pajak import akan barang dari Cina yang juga telah dirasionalkan dari tarif sebelumnya yaitu tidak melebihi 27,5 % hingga 37,5 %. Namun saat ini telah menjadi 17,5 % dengan bea masuk 7,5 % , dengan PPN sebesar 10 % juga PPH sebesar 0 %.

Waktu atau masa yang dibutuhkan untuk proses pengiriman

Tentunya dalam melakukan pembayaran pajak import barang dari Cina, anda pastinya ingin mengetahui masa atau waktu yang dibutuhkan dalam proses pengiriman. Dan juga tentunya akan bergantung pada armada yang anda gunakan seperti kapal laut ataupun via udara. untuk proses pengiriman akan memakan waktu lebih lama. Misalnya jika anda memilih jalur laut maka biasanya akan memakan waktu sekitar satu bulan. Dan untuk jalur udara waktu yang dibutuhkan jauh lebih singkat yaitu berkisar 15 hari saja.  Namun tentu saja hal ini bergantung pada kebutuhan anda. Jika barang yang anda kirim dengan volume yang besar dan sangat berat maka jalur laut adalah pilihan tepat meski anda sangat memerlukan proses pengiriman yang singkat,

Pertanyaan seperti ini tentunya sangat banyak ditanyakan oleh orang terlebih lagi bagi seseorang yang belum pernah melakukan import barang dari Cina ke Indonesia. Nah, untuk proses pengiriman tentunya akan membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama dan ini tergantung dengan jalur yang bagaimana yang Anda pilih nantinya apakah jalur laut ataupun udara. Jika Anda memilih jalur laut biasanya akan membutuhkan waktu yang lama kurang lebih sekitar 30 hari sedangkan untuk jalur udara pada biasanya bisa mencapai waktu kurang lebih sekitar 14 hari. 

Saat ini telah ada Jasa import borongan adalah salah satu solusi bagi anda yang tidak mau ribet dengan urusan pengiriman. Meski anda harus memastikan jika jasa yang anda pilih adalah mereka yang sudah terbiasa melakukan hal ini, agar nantinya anda tidak menghabiskan waktu lama akan kendala yang muncul karena ketidak mahiran jasa yang anda pilih.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Newsletter!

Ikuti kami untuk temukan promo terbaru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *