Cara Pengiriman Barang dari China ke Indonesia Murah dengan Sistem CBM

Proses pengiriman barang dari luar negeri termasuk China biasanya menggunakan 2 metode. Pertama menggunakan jalur laut dan kedua dengan jalur udara. Keduanya punya mekanisme dan tarif yang berbeda. Cara pengiriman barang dari China ke Indonesia dengan sistem CBM via laut jadi favorit.

Pengiriman kargo via jalur laut menggunakan mekanisme CBM. Tarifnya bukan dihitung dari jumlah item barang. Anda harus bayar berdasarkan volume paket. Lantas, apakah CBM itu? Apakah semua kategori barang akan dihitung CBM-nya dan ongkos kirimnya sama?

Mengenal Sistem CBM dalam Ekspedisi

Proses ekspedisi dengan jalur laut menggunakan armada kapal kargo. Proses pengirimannya sering disebut dengan istilah Sea Freight. Ekspedisi dari China ke Indonesia pun banyak menggunakan cara ini. Apalagi bagi importir besar yang membeli stok barang dalam jumlah banyak.

Tarif ekspedisi tersebut dihitung berdasarkan nilai CBM. Jika Anda baru pertama kali ingin mengimpor barang, maka kenali dulu istilah CBM ini:

    1. Ukuran Volume

CBM sebenarnya adalah satuan volume. CBM merupakan singkatan dari Cubik Meter atau biasa dikenal dengan sebutan meter kubik (m3). Meter kubik adalah satuan baku untuk volume benda ruang. 1 CBM sama dengan 1 m3 atau 1x1x1 meter.

Hanya saja istilah CBM lebih populer dalam dunia ekspedisi. Sedangkan satuan m3 digunakan dalam perhitungan formal ilmu pengetahuan. Jadi, benda diukur berdasarkan volume CBM-nya. Tiap perusahaan ekspedisi memiliki aturan CBM minimal untuk 1 paket barang yang dikirimkan.

    1. Dimensi CBM

Jika akan mengirimkan barang dari China, maka Anda harus mengemasnya dengan baik. Misalnya saja dalam kotak kayu atau peti. Ukuran 1 CBM biasanya berupa peti dengan dimensi ukuran panjang 1 meter, tinggi 1 meter, dan lebar 1 meter.

    1. Menghitung CBM Paket Anda

Apakah Anda ingin melihat estimasi biaya paket? Anda bisa melakukan kalkulasi sederhana. Misalnya saja ukuran paket Anda panjangnya 50 cm, lebar 40 cm, dan tingginya 15 cm, maka perhitungan mudahnya adalah:

P = 50 cm = 0,5 meter

L = 40 cm = 0,4 meter

T = 15 cm = 0,15 meter

CBM = 0,5 x 0,4 x 0,15 = 0,03 CBM

Cara Pengiriman Barang dari China ke Indonesia dengan Limit CBM Rendah

Masing-masing ekspedisi di Indonesia biasanya menerapkan aturan batas bawah CBM yang berbeda. Ada yang langsung menerapkan 1 CBM, tapi https://eastexpress.co.id menyediakan batas bawah yang lumayan rendah. Anda bisa mengirimkan paket dengan CBM minimal 0,1.

Angka 0,1 CBM tersebut sama dengan volume 100.000 cm3. Ukuran kemasan tersebut bisa bervariasi, asalkan volume akhirnya 0,1 CBM. Kami juga menawarkan ongkos paket yang berbeda untuk 1 CBM. Tarif tersebut tergantung jenis barang, misalnya:

    1. Kategori Barang Umum

Barang umum ini misalnya saja botol plastik, botol kaca, alat tulis, aksesoris, dan semua jenis barang yang bebas impor. Anda akan dikenakan biaya sebesar 5 juta rupiah per-CBM.

    1. Barang Kategori Lartas

Paket yang masuk kategori lartas ini membutuhkan izin SNI sebelum diedarkan di Indonesia. Jika Anda berniat mengimpor barang lartas, maka biayanya sekitar 6 juta rupiah per-CBM. Barang lartas contohnya mainan anak, produk kertas, elektronik, peralatan keselamatan, dan lain-lain.

    1. Golongan Kosmetik, Obat, dan Bahan Kimia

Semua produk yang masuk kategori obat-obatan, bahan kimia, makanan, dan juga kosmetik bisa Anda kirimkan dengan biaya 6,25 juta rupiah per-CBM. Produk kategori ini tentunya membutuhkan perlakukan pengemasan yang ekstra aman, apalagi khusus untuk bahan kimia.

    1. Golongan Garment

Produk yang masuk golongan garment ini antara lain ada baju, celana, dan kain jadi. Anda bisa mengimpor produk ini dengan biaya 6,25 juta rupiah per-CBM.

    1. Golongan Semi Garment

Produk yang tergolong semi garment ini antara lain ada handuk, pakaian dalam kaos kaki, lap, dan lain sebagainya. Anda yang ingin mengimpor produk ini harus membayar biaya pengiriman sebesar 5,5 juta rupiah per-CBM.

    1. Golongan Bahan Tekstil dan Benang

Golongan ini bisa diimpor dari China. Jika Anda punya usaha konveksi, Anda bisa mengimpor bahan bakunya dengan biaya pengiriman sekitar 8,5 juta rupiah per-CBM. Tapi karena berat barang biasanya ringan, jadi volume 1 CBM bisa muat banyak bahan tekstil.

    1. Golongan Kargo Spesial

Golongan ini misalnya impor barang dengan sistem direct. Anda harus mengeluarkan uang sebesar 7 juta rupiah untuk ukuran barang 1 CBM. Barang yang masuk spesial kargo butuh penanganan yang berbeda, mulai dari proses pengemasan, penyimpanan, dan pengirimannya.

Cara pengiriman barang dari China ke Indonesia lewat jalur laut tidak menggunakan ukuran berat. Barang dikirim berdasarkan ukuran volumenya atau CBM. Jadi, ekspedisi laut ini sangat cocok bagi pengusaha atau importir yang ingin membeli bahan baku atau produk dari China.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Newsletter!

Ikuti kami untuk temukan promo terbaru